Akhirnya Gumsoni Menyerahkan Diri

Gumsoni, Mantan Kadisnaker Kota Bandarlampung

BANDARLAMPUNG – Mantan Kadisnaker Bandarlampung, Gumsoni akhirnya keluar dari tempat persembunyiannya dengan menyerahkan diri ke Polresta Bandarlampung pada Senin, (27/3) sekitar pukul 10.00 WIB.

Pasalnya,  Gumsoni sempat menghilang usai penggeledahan oleh satnarkoba Polresta Bandarlampung dengan ditemukan seperangkat alat hisap sabu dan satu paket hemat diruang kerjanya pada Kamis (16/3) lalu.

“Gumsoni, sudah menyerahkan diri tanpa ada yang mendampinginya. Saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan di ruang penyidik,” kata Kepala Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung Komisaris Rosef Efendi, Senin (27/3).

Usai penggeledahan itu , Gumsoni selalu berpindah-pindah tempat saat dalam pencaharian aparat kepolisian.

“Gumsoni berpindah-pindah ke rumah kerabatnya di Bandarlampung,” ujarnya.

Pihaknya akan melakukan tes urine terhadap Gumsoni pasca ditemukannya seperangkat alat hisap sabu dan satu paket hemat sabu.

“Jika memang urine Gumsoni negatif, maka kami juga akan melakukan pemeriksaan darah dan rambut untuk mengetahui apakah selama ini Gumsoni memakai narkoba,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga tidak memperbolehkan Gumsoni untuk pulang atau keluar dari ruang pemeriksaan selama tiga hari kedepan.

“Kami periksa dulu 3×24 jam setelah itu baru ditentukan apakah ada penahanan atau tidak yang nantinya ditentukan dari hasil gelar perkara penyidik. Kemudian hasilnya itu akan disimpulkan selama enam hari kemudian,” ungkapnya.

Sementara itu, mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Bandarlampung, Gumsoni sembari mengumbar senyum sambil mengisap rokok masih belum mau berkomentar banyak saat jurnalis mencoba untuk mewancarainya di ruang pemeriksaan Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandarlampung.

Gumsoni sendiri mengaku dalam keadaan sehat saat jurnalis mencoba menanyakan kabar mantan orang nomor di Disnaker Bandarlampung itu. Namun, saat jurnalis menanyakan kemana saja selama ini, Gumsoni masih pelit komentar.

“Nanti saja ya saya komentarnya.” pungkasnya.

Sebelumnya, Polresta Bandarlampung menetapkan Gumsoni, kadisnaker Bandarlampung sebagai tersangka atas dugaan penyalahgunaan narkoba usai ditemukan alat pakai sabu berupa “bong” diruang kerjanya beberapa waktu lalu.

“Hari ini kami telah menetapkan Gumsoni sebagai tersangka,” kata Kapolresta Bandarlampung Kombes Murbani Rudi Pitono, Jumat, (24/3).

Penetapan Gumsoni sebagai tersangka setelah dilakukan gelar perkara terkait adanya temuan barang bukti berupa alat isap sabu atau biasa dikenal “bong” di ruang kerja orang nomor satu di Disnaker dan saksi yang telah dimintai keterangan.

“Saksinya sendiri sekitar dua sampai tiga orang,” ungkapnya. (AW)

130 kali dilihat, 2 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *