Pemprov Lampung Lebih Serius Kembangkan Sektor Pariwisata

Pemerintah Provinsi Lampung lebih serius mengembangkan sektor pariwisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan serta pendapatan daerah setempat.

“Keseriusan pemprov salah satunya dengan banyaknya perbaikan dan pengembangan sarana prasarana. Sehingga menjadikan Provinsi Lampung tidak saja terkenal di tingkat nasional, tetapi juga internasional sesuai dengan tagline-nya yaitu `Lampung The Treasure of Sumatera`,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Sutono, di Bandarlampung, Senin (3/4).

Ia menyebutkan, banyak potensi sumber daya alam dan hutan di Provinsi Lampung, karena itu harus sama-sama dilestarikan sebagai bentuk kecintaan terhadap Lampung.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Lampung melakukan berbagai upaya dalam mendukung kepariwisataan. Diantaranya perbaikan jalan menuju lokasi dan sudah beroperasinya bus dengan trayek Bandar Lampung ke Taman Nasional Way Kambas sejak tahun lalu.

“Kita patut berbangga dan bersyukur di Lampung sangat banyak memiliki destinasi pariwisata dan hutan,” ujarnya.

Sutono menjelaskan beberapa diantaranya Taman Nasional Bukti Barisan Selatan yang menjadi bagian dari jajaran hutan hujan sejuk yang memanjang di sisi barat Sumatera dari Lampung hingga Aceh, lalu Taman Hutan Raya Way Abdul Rachman seluas 22.249 hektar. Taman Nasional Way Kambas juga menjadi Pusat Konservasi Gajah dan Rumah Sakit Gajah yang satu-satunya di Indonesia.

Ia mengajak seluruh sektor baik itu instasi pemerintah terkait maupun masyarakat untuk sama-sama berpartisipasi dalam pengembangan wisata alam Lampung yang menjadi duta-duta wisata yang mampu mempromosikan pariwisata Lampung.

“Saat ini bersama Institut Teknologi Bandung dan Institut Teknologi Sumatera akan dikembangkan pusat astronomi berupa observatorium di Taman Hutan Raya,” ujarnya.

Pada 2016 lalu ada dua even internasional yang digelar di Lampung yaitu ASEAN Heritage Park Meeting dan simposium internasional. Lampung tidak saja dikenal di Indonesia tetapi juga ditingkat internasional di bidang kehutanan, lingkungan dan pariwisata.

sumber: antaralampung.com

1,360 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *