PNS K2 Kota Bandar Lampung Ditarif 150 Juta

TAPISBERSERI.COM- Siang tadi, ada sebanyak 216 calon pegawai negeri sipil di Pemerintah Kota Bandar Lampung kategori dua (K2) diangkat menjadi PNS.

Menurut Kepala BKD Bandar Lampung, Sa’ad Asnawi ketika pengambilan SK secara simbolis oleh Walikota Bandar Lampung, Rabu (12/4/2017). 216 CPNS yang diangkat tersebut terdiri dari 156 guru, 20 tenaga kesehatan, dan 40 tenaga teknis.

Beredar kabar, tarif untuk bisa diangkat jadi PNS, khususnya untuk tenaga teknis itu harus menyetor Rp.150 juta. Hal ini diakui Yuni, salah satu honorer yang sudah menyetor Rp.150 juta, namun karena orang tuanya waktu itu belum punya, dibayar secara bertahap. “Setor pertama 75 juta, sisanya ditransfer,” kata dia.

Lantaran setoran itu nyicil, dirinya tidak bisa ikut diangkat. Sehingga meminta uang hasil jual kebun orang tuanya segera dikembalikan.

Namun demikian, proses pengembalian uang itu cukup lama dan sempat dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung.

Sebagai warga dari pedalaman Pesawaran, Yuni tidak sepenuhnya mengerti proses hukum dan tidak meminta didampingi pengacara. “Ternyata, PNS cantik di Inspektorat itu suaminya tentara, jadi kami dipanggil ke Polresta, damai,” ujar dia.

Bagi Yuni, proses hukum bukan keinginannya, sepanjang uangnya dipulangkan. “Ya alhamdulillah uangnya dipulangkan,” kata dia.

Yuni sendiri enggan menceritakan seputar setoran uang untuk diangkat jadi PNS itu larinya kemana saja. Bahkan ketika ditanyakan siapa PNS Cantik di Inspektorat dirinya hanya menjawab singkat. “Nama panggilannya, Bu Sari, rumahnya di Jalan Darussalam, suaminya tentara berpangkat tinggi,” kata dia.

Setelah didesak, Yuni enggan bicara lebih jauh. “Pokoknya Bu Sari, di Inspektorat, semua orang honorer ya tahu dan kenal sama dia.”

Sementara itu, apakah ada dari 216 orang yang diangkat itu yang tidak setor? Penelusuran tapisberseri.com menemukan, ada beberapa orang yang murni, tidak setor namun tetap diangkat jadi PNS. Meski kemudian diketahui, beberapa nama yang disebutkan salah satu sumber media ini, PNS yang dinas di BKD Kota Bandar Lampung. Nama yang tidak setor itu masih saudara dengan orang dekat Walikota Bandar Lampung Herman HN. (rel)

217 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *