Pembangunan Gedung Pemkot Nyaris Memakan Korban

TAPISBERSERI.COM- Pembangunan gedung tingkat delapan untuk Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung, ternyata bukan saja syarat dugaan korupsi pada proses lelang dan mengondisikan pemenang tendernya.

(BACA: Misteri Pembangunan Gedung Delapan Lantai Kota Bandar Lampung

Bahkan, Senin, 8 Mei 2017 sekira pukul 15.30 WIB, terjadi jeritan mengerikan dari salah satu pekerja yang nyaris jadi tumbal pembangunan gedung itu.

Lolongan jeritan sebut saja Yanto, nama panggilan korban yang terjepit lehernya itu sontak membuat geger seluruh pegawai di Pemkot Bandar Lampung. Hampir semua PNS yang masih bertugas ke luar mendekati sumber suara.

“Kami mendengar jeritan mengerikan, jadi semua yang ada di dalam gedung lari ke luar,” cerita Murni, salah satu pegawai di Pemkot.

Ia menjelaskan, ternyata lolongan mengerikan itu dari seorang pekerja yang terjepit tangga hidrolik untuk membangun lantai atas. “Kejadian itu sekitar jam setengah empat sore,” kata dia pada tapisberseri.com.

Senada, diungkapkan salah satu pekerja. “Saat tangga hidrolik itu diturunkan, ada satu pekerja yang sedang di bawah. Kepalanya terjepit, beruntung operator langsung mematikan mesin tangga,” kata Marjan, salah satu pekerja bangunan di kantor Pemkot.

Korban, jelas dia, seketika dibawa ke Puskemas terdekat untuk mendapat pertolongan pertama dan pengobatan.

Sayangnya, setelah heboh kejadian itu, nyaris semua pekerja yang diminta konfirmasi langsung bungkam. “Takut menjadi korban pembangunan,” ujar Parno.

Parno menjelaskan, kejadian yang menimpa Yanto, sebenarnya dipicu dengan sesumbar. “Dia sempat sesumbar, ” kata dia.

Namun demikian, dirinya enggan menjelaskan secara rinci apa yang dimaksud dengan sesumbar itu. (bus)

 

60 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *