Lampung Sai Drag Bike Putaran 1 Digelar

TAPISBERSERI.COM– Lampung Saimengadakan even Drag Bike terbuka. Even ini dinantikan karena di Lampung sudah setahun tidak menggelar kejuaraan terbuka. Even Bertajuk Lampung Sai Drag Bike Putaran 1 ini digelar di sirkuit non permanen perkantoran Kota Baru, Jati agung, Lampung Selatan, Minggu, 21 Mei 2017.

Dalam kejuaraan ini diperlombakan sebanyak 23 kelas. Namun hanya empat kelas yang berhak mendapatkan hadiah utama 1 unit sepeda motor matic. Empat kelas itu yaitu Bebek 4 tak tune up 130cc, Bebek 4 tak tune up 200cc, Sport 2 tak frame standard 155cc, Matic tune up 200 cc. selain kelas tadi masih ada perebutan untuk tropy mekanik juara umum, tropy best time.

Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga Lampung Sai, Rycko Menoza mengatakan Lampung Sai mencoba membuat even ini karena beberapa pengurus menyukai balap roda dua, setelah sebelumnya kita menggelar even roda empat Time Rally. Dan even ini merupakan yang pertama dan untuk menyatukan para pembalap.

“Ini biasanya kan bulan puasa anak-anak muda ini menunggu buka puasa melakukan balap liar, jadi saya dan sponsor berusaha membuat wadah bagi para pembalap agar tidak salah. Saya juga berharap para pembalap mengambil momen agar tidak salah mengambil jalan dan bisa menyalurkan hobinya. Karena selain merugikan mereka sendiri namun merugikan masyarakat lainnya,” ujar Rycko.

Rycko menambahkan ini merupakan putaran pertama yang artinya akan kembali digelar even drag bike ini kembali untuk putaran kedua dan rencananya akan dihelat di tahun ini, kemungkinan akhir tahun. “Kita melihat respon kalau baik ya kedepan kita akan buat bukan hanya dua putaran tapi bisa lebih. Tapi kemungkinan yang besar ya baru dua putaran,” tambah Rycko.

Ketua panitia Ferdinand Uyung menegaskaan bahwa kejuaraan ini terbuka dan diikuti sebanyak 460 starter dari Lampung dan juga luar Lampung. tujuan utama dari drag bike ini untuk memperkenalkan Lampung di dunia otomotif terutama drag bike selain itu juga memberikan ilmu dan pelajaran pembalap lokal dari pembalap-pembalap dari luar Lampung. “Jadi kita ingin para pembalap dari lampung belajar juga,” ujarnya.

Uyung juga berharap bahwa dengan kegiatan ini anak muda Lampung bisa terhindar dari kegiatan negatif. Karena dengan membalap secara resmi dan diwadahi seperti ini maka akan menghindarkan dari hal negatif. “kita tahu kalau balap liar kan tidak jauh-jauh dari narkoba dan alkohol tapi kan dengan ada even seperti ini juga memacu anak-anak muda agar bisa berprestasi,” ujarnya. (*)

87 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *