DKL Gelar Pameran Lukis Elaborasi

TAPISBERSERI.COM- Komite seni rupa Dewan Kesenian Lampung (DKL) menggelar pameran lukisan bertajuk “Elaborasi Ekspresi Regenerasi”, Selasa-Jumat (24-30/10/2017). Pameran yang dipusatkan di gedung olah seni, Taman Budaya Lampung, ini menampilkan karya-karya pelukis senior dan sejumlah pelajar Lampung.

Salvator Yen Joenaidy selaku ketua panitia juga ketua komite seni rupa DKL mengatakan, pihaknya mengundang pelajar serta mahasiswa untuk menampilkan karyanya. “Dengan maksud menyemarakkan dan menumbuh kembangkan iklim berkesenian di Lampung,” ucapnya.

Beberapa lukisan pelajar yang ikut dipajang antara lain, karya pelajar dari SMP Imanuel Bandarlampung dan pelajar dari SMA Negeri 3 Bandarlampung.

Seni rupa di Lampung, menurut Bambang Suroboyo, terus berkembang dan melahirkan kreatifitas. Namun demikian, ruang kreasi para seniman muda, seringkali belum mendapat tempat yang layak. Masih berada di bawah bayang-bayang seniman senior. “Pameran ini dibuat sebagai antisipasi atas fenomena dan lesunya dunia lukis di Lampung,” demikian diucapkan Ketua III DKL, Bambang Suroboyo.

Mengantisipasi keterputusan dan saling meniadakan antara senior-junior di ranah seni rupa itulah, jelas Bambang, DKL menggaet seniman-seniman baru. Terutama kalangan pelajar. “Terdapat 77 karya lukis dalam berbagai corak dari 47 perupa di Lampung yang dipamerkan,” ujar pelukis yang dikenal pakai kanvas dan cat dari kopi ini.

Mengimbangi seniman-seniman lukis yang masih terkategori pemula, lanjut Bambang, ikut dipamerkan karya-karya perupa yang sudah terkenal. “Ikut dipamerkan karya Wihnu Brata, Subarjo, Edy Suherly, Joko Irianto, dan Ayu Sasmita,” kata dia.

Menurut Bambang, pelukis yang karyanya dipamerkan dalam ajang yang ditaja DKL ini, diharapkan memupuk dan menambah gairah seni rupa di Lampung. (*)

21 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *