Film Aku yang Lain Disuport Gubernur

TAPISBERSERI.COM- Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo menyalurkan bakat akting anak muda Lampung lewat film Aku yang Lain. Hampir seluruh lokasi syuting film layar lebar tersebut berlokasi di Lampung dan melibatkan 10 pemain yang dicasting di Lampung.

“Banyak anak muda berbakat di bidang seni, khususnya seni peran. Namun, belum ada produsen film layar lebar di Lampung sebagai penyalur bakat mereka. Mudah-mudahan lewat film ini ada solusi menyalurkannya agar potensi mereka bisa dieksplorasi,” kata Gubernur Ridho, Kamis (26/10/2017).

Gubernur meminta agar para talenta muda Lampung bisa mengimbangi akting para artis, seperti Chealsea Islan, Dinda Kirana, Kimberly Rider, dan aktor kawakan Ray Sahetapy yang menjadi pemeran utama film bertema petualangan remaja tersebut. “Lampung memiliki alam yang indah untuk lokasi syuting. Saya berharap keindahan itu juga ditunjang kemampuan akting yang mumpuni anak-anak muda Lampung karena film ini beredar di bioskop seluruh Indonesia,” kata dia.

Dukungan Gubernur Ridho atas perkembangan sinema Indonesia, tak hanya lewat film tersebut. Sebelumnya, Ridho juga mendukung produksi film Trinity, The Nekad Traveller yang disutradarai Rizal Mantovani. Film yang dibintangi Maudy Ayunda dan Hamish Daud ini mengeksplorasi alam Lampung seperti Pantai Gigi Hiu Tanggamus dan Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur.

Sebagai langkah awal produksi film tersebut, Production House (PH) 7 Rumah Produksi menggelar casting terbuka 26—28 Oktober 2017 di Taman Wisata Puncak Mas, Sukadanaham, Bandar Lampung. Gubernur Ridho mengutus Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Statistika Provinsi Lampung Achmad Chrisna Putra membuka sekaligus memberi semangat agar peserta mampu memenuhi standar pemain yang dibutuhkan. “Gubernur sangat mendukung film ini sebagai wadah menyalurkan bakat seni peran anak muda Lampung,” kata Chrisna.

Produser PH 7 Rumah Produksi Andre Murtono mengatakan Gubernur Ridho ingin mengangkat Lampung dan anak-anak berbakat. “Beliau antusias dan berharap film ini dapat maksimal,” ujarnya.

Dia mengatakan seleksi pemain tanpa pihak ketiga agar benar-benar mendapat pemain yang diinginkan skenario. Para pemain terpilih langsung mendapat kontrak eksklusif pada 4 November 2017 bersamaan dengan pengumuman hasil casting. Proses pengambilan gambar dijadwalkan mulai Januari 2018 dan gala premier ditargetkan Maret-April 2018. “Kami mempersiapkan film ini setahun lalu. Pemilihan Lampung karena pas dengan skenario,” kata Andre.(*)

25 kali dilihat, 1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *