Pengemudi GoJek Tujah Tukang Ojek Pangkalan

TAPISBERSERI.COM- Kehadiran ojek pakai sistem aplikasi GoJek di Kota Tapis Berseri, terus menimbulkan korban dan memicu kerusuhan. Bahkan cara-cara preman, di Bandarlampung sering dipakai para pengemudi GoJek. Salah satunya, tukang ojek pangkalan yang belakangan diketahui bernama Ucok, ditusuk oleh pengemudi GoJek, Jumat, 27 Oktober 2017.

Keributan itu berawal dari teguran tukang ojek pangkalan ke pengemudi GoJek yang menurunkan penumpang di dekat pangkalan ojek Jalan Pulau Sebesi, Sukarame, Bandarlampung.

Menurut Hairudin, salah satu tukang ojek pangkalan yang menyaksikan rekannya ditusuk pengemudi GoJek itu, sekitar pukul 08.30 WIB seorang pegemudi GoJek menurunkan penumpang di dekat pangkalan ojek Pulau Sebesi. Lantas, sejumlah orang salah satunya dirinya, menghampiri, lalu menegur. “Kami hanya menegur baik-baik, kalau nurunkan penumpang jangan di depan pangkalan,” ujar dia.

Selang beberapa menit kemudian, jelas dia, sejumlah pengemudi GoJek datang dan menantang, gaya preman. “Sekitar 30 menitlah. Rombongan GoJek itu datang dengan gaya preman. Terjadilah aksi penujahan (luka tusuk pada Ucok) itu,” ucapnya.

Saat ini, Ucok sedang mendapat penanganan di Rumah Sakit Immanuel Bandarlampung.

Menariknya, aparat kepolisian yang ada dan mulai tampak mengamankan lokasi kejadian di pertigaan Sukarame, pertemuan Jalan Endro Suratmin dan Pulau Sebesi, tak bisa berbuat banyak. “Polisi ini sudah mihak GoJek, harus cepet ditutup sebelum rusuh,” ancam Udin, sapaan akrab Hairudin.

Polisi bahkan, cerita Rudi yang melihat kejadian, meminta pengemudi GoJek untuk meninggalkan lokasi setelah menusuk Ucok. “Ya, polisi tadi langsung menyuruh para pengemudi GoJek pergi, aneh juga bukan menangkap penujahnya,” kata penjaga toko itu pada tapisberseri.com.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Murbani Budi Pitono sendiri dihubungi terpisah mengatakan, mencegah keributan lebih lanjut, Polresta menugaskan anggotanya untuk patroli. “Upaya kami adalah meredam konflik dengan cara mendamaikan kedua belah pihak. Tadi juga sudah menghubungi masing-masing pihak, agar meredam amarah di kelompoknya,” kata dia.

Menanggapi bebasnya penusuk Ucok, Kombes Murbani Budi Pitono mengatakan, pihaknya akan melakukan proses hukum sesuai prosedur. Menurutnya, laporan yang sudah masuk ke Polresta yakni penusukan terhadap seorang tukang ojek pangkalan yang diduga dilakukan oleh pengemudi GoJek.

“Kaitannya dengan permasalahan ini, kami akan lakukan penegakan hukum. Laporannya sudah masuk ke Polresta dan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur. Yang penting sekarang ini, pihak-pihak terkait sudah kami hubungi untuk meredam masing-masing kelompoknya,” kata Murbani.(bun)

36 kali dilihat, 3 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *